Getasan (12/09) - Gelaran Getasan Bersholawat yang berlangsung tadi malam sukses berjalan sesuai rencana. Ribuan warga tumpah-ruah memadati lapang bola desa Getasan yang menjadi venue kegiatan tersebut. Ini adalah sebuah pemandangan yang barangkali pertama kali ada di Getasan, dan hal tersebut sangat wajar terjadi mengingat begitu massiv-nya sosialisasi dan publikasi yang dilakukan panitia baik melalui mimbar-mimbar, pamflet, gethok-tular dari mulut ke mulut maupun media sosial. Namun diatas itu semua, kesuksesan acara tersebut tentunya atas rahmat dan ridlo Allah SWT.
Apresiasi pantas disematkan kepada segenap panitia yang bekerja keras mensuskseskan gelaran tersebut dengan dateline waktu yang mepet berkaitan dengan dimajukannya jadwal acara yang tadinya tanggal 21 menjadi 12 September 2024. Semua seksi-seksi di kepanitian bekerja ekstra dan bertanggungjawab terhadap hal-hal yang menjadi tugasnya. Kepanitiaan yang berasal dari DKM, Pemdes, MUI, Ranting NU, Baitul Mal, Satgas, Khuddam, Karang Taruna, Irmas, Paguyuban RT, dan Muslimat NU semuanya bersatu-padu dengan tekad mensukseskan Getasan Bersholawat. Satu pekan jelang pelaksanaan, panitia benar-benar harus mencurahkan waktu dan tenaganya demi suksenya acara tersebut. Apresiasi juga pantas dialamatkan kepada seluruh warga desa Getasan yang guyub mendukung penuh kegiatan tersebut dengan sumbangsih baik dengan donasi maupun tenaganya. Juga tentunya para donatur baik dari dalam maupun luar desa Getasan.
baca juga: Menyongsong GETASAN BERSHOLAWAT
Getasan Bersholawat yang menghadirkan Gus Aldi dari Karawang serta dukungan dari Tim Hadroh Ahbabul Mustofa Cirebon dihadiri pula oleh Camat Depok Hj. Sund Dewi, S.Sos., Kapolsek Depok AKP. Afandi, S.H., M. H., Danramil Plumpon Kapten Inf. Dendi, Ketua MWC NU K.H. Taufik, Ketua MUI Kecamatan Depok K.H. Ahmad Hanif Antasari, S.Pd.I, para Kuwu se-Kecamatan Depok dll. Adapun dari desa Getasan sendiri tampak hadir Kuwu Hadion Santoni yang didampingi Ibu Kuwu Sukini beserta jajaran perangkat desa, 2 purna Kuwu yakni H. Tarsono dan H. Sukra Edy, Sesepuh ulama Getasan Ust. Drs. Komaruddin, Kyai asal Getasan Mujahidin, S.Ag., Ketua DKM Ust. Saefulloh, Ketua MUI Ust. Ahmad Rahmat, S.Pd.I., dll.
Acara yang juga disiarkan secara live di channel YouTube Getasan Hebat tersebut dipandu oleh MC Susanto. Diawali dengan tawassul yang dipimpin Ust. Athoillah, kemudian menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Ya Lal Wathon oleh ibu-ibu Muslimat NU desa Getasan. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Tohir Candra selaku ketua panitia Getasan Bersholawat disusul sambutan dari Kuwu Getasan Hadion Santoni. Momen unik terjadi ketika acara pemotongan tumpeng oleh kuwu Getasan kepada para mantan kuwu H. Tarsono dan H. Sukra Edy, dimana saat itu diiringi pula dengan penyalaan petasan oleh para ketua RT desa Getasan.
Saat Gus Aldi tampil memimpin sholawatan, ribuan jama’ah yang hadir memenuhi area tampak larut dalam senandung sholawat, laksana gaungan ribuan lebah. Suasana luar biasa terjadi manakala Gus Aldi meinta jama’ah untuk menyalakan flashligt HP nya masing-masing sambil bersama melantunkan sholawat. Kerlap-kerlip ribuan sinar handphone menjadi pemandangan indah di malam itu. Acara sholawatan diakhiri mahallul qiyam, dimana hadirin sama-sama berdiri melantunkannya dan kemudian ditutup dengan do’a oleh Kyai Mujahidin.
Ketua Panitia Tohir Candra dalam kesempatan wawancara dengan jurnalis mengungkapkan rasa syukurnya bahwa acara Getasan Bersholawat berjalan dengan lancar dan sukses, meskipun ada beberapa catatan yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi. Beliau juga bersyukur bahwa kekhawatiran akan turunnya hujan disaat pelaksanaan ternyata tidak terjadi. Pria yang akrab disapa Pa Ulis ini juga berharap kegiatan seperti ini akan menjadi agenda rutin desa Getasan ke depannya. Hal yang sama juga disampaikan Kuwu Getasan Hadion Santoni. Sementara itu Kyai Mujahidin menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Getasan Bersholawat. “Alhamdulillah, acara berjalan dengan sukses membahana walaupun didesak dengan limitnya waktu yang sangat pendek berkah kegesitan serta semangat juang panitia, tokoh dan kesiagaan masyarakat dalam bingkai kesatuan dan kebersamaan. Semoga bumi Getasan semakin subur Rahmat setelah disiram Shalawat” pungkas pria yang akrab disapa Abah Muja tersebut. (Moez76)