Fatayat dan Muslimat NU serta IPPNU PAC kecamatan Depok tingkat Desa Getasan menggelar kegiatan Pengajian Rutin Bulanan. Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Desa Getasan yang sekaligus menyatukan kegiatan Santunan Yatim Piatu tahun anggaran 2024 dalam kegiatan ini.
Hadir dalam kegiatan ini Kuwu Getasan Hadion Santoni beserta seluruh perangkat desa Getasan, Ketua Muslimat NU kabupaten Cirebon Hj. Suripah, M.Ag., Ketua MWC NU H. Taufik, Ketua Ranting NU Rahmat Jamali, Ketua DKM Al-Hidayah Saefulloh, Babinsa,
Kegiatan Pengajian Rutin Bulanan di desa Getasan ini didukung pula oleh Muslimat NU dari 12 desa se-kecamatan Depok, ibu-ibu jamiyah muslimat dan Fatayat NU baik dari desa Getasan maupun desa-desa lainnya, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), mahasiswa KKN IAIN Cyber Sech Nurjati serta tidak ketinggalan para ketua RT yang turut serta menyiapkan tenda dan dekorasi panggung kegiatan ini sejak 2 hari sebelumnya.
Ketua Muslimat NU PAC Depok yang sekaligus ketua panitia penyelenggara Hj. Rukiyah memaparkan bahwa di tahun 2024 ini jumlah yatim piatu yang disantuni sejumlah 73 anak dari 68 anak di tahun sebelumnya. Adapun total anggaran yang terkumpul dalam gelaran ini sejumlah 34 juta rupiah yang mana berasal dari berbagai sumber, termasuk APBDes Getasan tahun anggaran 2024.
Sementara itu Kuwu Hadion Santoni dalam sambutannya menyinggung tentang hal yang sedang marak dan merebak di tengah masyarakat saat ini yakni tentang bahayanya judi online. Kuwu Hadion Santoni berpesan kepada ibu-ibu jamiyah agar mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam judi online.
Sedangkan Ketua MWC NU H. Taufik dalam sambutannya mengajak hadirin untuk tetap menjaga tradisi-tradisi leluhur serta para muassis NU agar tidak terkontaminasi aliran-aliran yang tidak sesuai dengan ajaran ahlussunah wal jama'ah. Beliau juga memaparkan tentang ke-NU-an termasuk Badan Otonom yang ada di NU.
Fatayat dan Muslimat NU serta IPPNU PAC kecamatan Depok tingkat Desa Getasan menggelar kegiatan Pengajian Rutin Bulanan. Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Desa Getasan yang sekaligus menyatukan kegiatan Santunan Yatim Piatu tahun anggaran 2024 dalam kegiatan ini.
Hadir dalam kegiatan ini Kuwu Getasan Hadion Santoni beserta seluruh perangkat desa Getasan, Ketua Muslimat NU kabupaten Cirebon., Ketua MWC NU H. Taufik, Ketua Ranting NU Rahmat Jamali, Ketua DKM Al-Hidayah Saefulloh, serta tidak ketinggalan Babinsa desa Getasan Serda Wawan Kurniawan.
Kegiatan Pengajian Rutin Bulanan di desa Getasan ini didukung pula oleh Muslimat NU dari 12 desa se-kecamatan Depok, ibu-ibu jamiyah muslimat dan Fatayat NU baik dari desa Getasan maupun desa-desa lainnya, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), mahasiswa KKN IAIN serta tidak ketinggalan para ketua RT yang turut serta menyiapkan tenda dan dekorasi panggung kegiatan ini sejak 2 hari sebelumnya.
Ketua Muslimat NU PAC Depok yang sekaligus ketua panitia penyelenggara Hj. Rukiyah memaparkan bahwa di tahun 2024 ini jumlah yatim piatu yang disantuni sejumlah 73 anak dari 68 anak di tahun sebelumnya. Adapun total anggaran yang terkumpul dalam gelaran ini sejumlah 34 juta rupiah yang mana berasal dari berbagai sumber, termasuk APBDes Getasan tahun anggaran 2024.
Sementara itu Kuwu Hadion Santoni dalam sambutannya menyinggung tentang hal yang sedang marak dan merebak di tengah masyarakat saat ini yakni tentang bahayanya judi online. Kuwu Hadion Santoni berpesan kepada ibu-ibu jamiyah agar mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam judi online.
Sedangkan Ketua MWC NU H. Taufik dalam sambutannya mengajak hadirin untuk tetap menjaga tradisi-tradisi leluhur serta para muassis NU agar tidak terkontaminasi aliran-aliran yang tidak sesuai dengan ajaran ahlussunah wal jama'ah. Beliau juga memaparkan tentang ke-NU-an termasuk Badan Otonom yang ada di NU.
Acara diakhiri dengan siraman rohani oleh K.H. Abdul Latif dari jam 11.00 WIB sampai dengan masuk masuk waktu dhuhur. (Moez76)